Beranda

Lidah Sembilan, band Hardcore Malang yang kritis!

Lidah Sembilan berdiri pada bulan November 2017, sebuah project yang dibentuk oleh Kimunq (Honesty). Tujuannya adalah, ingin mengarahkan HC Kids Malang agar lebih menonjolkan karyanya.

Dengan personil yang masih kelas 1 SMA, antara lain Yasrrill (Guitar), Haki (Guitar), Ivan (Bass), Daniel (Drum), dan Kimunq (Vocal). Dengan konsep musik Positive Beatdown Hardcore, Lidah Sembilan membuat warna lain bertemakan lirik toleransi beragama dan kritik politik.

Tahun 2018, Lidah Sembilan membuat 3 Single, yaitu “Searching”, “Moslem For Life” dan “Why”. Dengan lagu tersebut membuat Lidah Sembilan nampak seperti band dakwah. Akan tetapi, disini ditegaskan bahwa Lidah Sembilan bukan band dakwah, dimana tetap sebuah band Hardcore yang memegang teguh visi yang kuat.

Tahun 2019, Album pertama Lidah Sembilan dirilis, dengan tajuk “My Sin is Not Your Enemy”, dengan konsep yang menggambarkan bahwa Islam itu indah, tidak seperti apa yang sering media sebutkan, yang erat kaitannya dengan terorisme. Serta kritik politik, mengapa agama selalu dijadikan tameng.

Awal tahun 2020, konsep Album kedua dibuat, 2 single telah dirilis yaitu “Rejana Jelata” dan “Kafir”. Dan untuk memperingati 3 tahun umur Lidah Sembilan, bulan November nanti akan merilis album kedua, yang bertajuk “What I Believe”.

Facebook: https://www.facebook.com/djenar.badrayana

Instagram: https://instagram.com/lidahsembilan.hc?igshid=1c682geqoohlw

REBIRTH Hardcore!

REBIRTH merupakan band Hardcore asal Cicurug, yang terbentuk pada tahun 2014. Formasi awal REBIRTH, Juan (Vocal), Metox (Guitar), Alvian (Bass) dan Lingga (Drum). REBIRTH sering membawakan lagu-lagu dari band seperti Rykers, Strife, Only Attitude Xounts, One Life Crew dan Shutdown.

Pada tahun 2015, ada perubahan personil yaitu masuknya Karjo (Bass) dan Noxgung (Drum) menggantikan Alvian dan Lingga. Sejak saat itu, intensitas manggung REBIRTH mulai sering, dari panggung ke panggung, mau itu event kecil ataupun besar.

Tahun 2019 ada perubahan pada Vocalis, yaitu masuknya Billy Menggantikan Juan.

REBIRTH juga sempat merilis single seperti Ilusi, Bergerak, dan Rebirth Hardcore. Disisi lain, Karjo sang Bassist keluar dan diiganti oleh Eloy.

Formasi REBIRTH sekarang ini adalah, Metocx (Guitar), Noxgung (Drum), Billy (Vocal) dan Eloy (Bass).

Facebook: https://www.facebook.com/hardcore.0punk/

Instagram: https://instagram.com/hc_rebirth?igshid=4ninjwbn5uec

Sanskerta

Band ini berdiri tahun 2013, tepatnya tanggal 7 Mei di kota Bekasi. Di dirikan oleh Bimo (HomeSide, Ghost In Gallery) dan Jati (Escape From Dying) yang tujuan awalnya hanya sebuah project biasa yang terhasrat ingin memiliki warna baru dalam musik, khususnya dalam dunia musik Underground.

Seiring berjalannya waktu, Jati mencoba mengajak kawan lama nya yaitu Dwiyana (After Difficulty) untuk mengisi kekosongan di posisi Bass, dan Dwiyana juga mengajak temannya sewaktu SMA, yaitu Andhika (The Second Broken Tail) di posisi Guitar. Begitu juga dengan Bimo, yang mengajak temannya sewaktu SMA yaitu Alamsyah (Humanimal, Ceremony Of Death) di posisi Drum. Jadi, formasi lengkap dengan Jati (Vocal), Bimo (Guitar), Dwiyana (Bassis), Andhika (Guitar) dan Alamsyah (Drum).

Awalnya nama band ini adalah Hollocaust, tetapi seiring dengan berjalannya waktu, nama itu kurang tepat, hingga akhirnya di ganti menjadi Sanskerta atas usul dari Alamsyah. Sepakatlah menggunakan nama tersebut dikarenakan cocok, simple, dan mencirikan Indonesia.

Sanskerta mengusung Genre Death Metal, yang ter-influence oleh The Faceless, Necrophagist, Gorod, Malevolent Creation, Deicide, Cannibal Corpse, Beyond Creation dll, yang para personilnya sukai.

Sanskerta telah beberapa kali mengikuti Kompilasi, dan pada tahun 2015 Sanskerta mengeluarkan Demo 2015 via BlueLava Records. Tahun 2019, telah merilis album perdana Sanskerta yang bertajuk “Dramaturgi”, yang dirilis oleh Funtech Productions.

Pasca rilis album, Alamsyah memutuskan untuk keluar dari Sanskerta dan pada bulan September 2019, Gilang Hardi bergabung bersama Sanskerta.

Formasi saat ini:
– Jati Hadasher (Vocal)
– Dwiyana (Bass)
– Andhika (Guitar)
– Gilang Hardi (Guitar)

Ex Personil:
– Bimo (Guitaris, 2013)
– Alamsyah (Drummer, 2013-2019)

Seputar karya-karya Sanskerta, kawan-kawan bisa mampir ke link berikut:

Reverbnation:
http://www.reverbnation.com/sanskerta4

Bandcamp:

https://sanskerta.bandcamp.com/album/dramaturgi

BELATOR

BELATOR adalah sebutan untuk band yang di dirikan pertama kali di sebuah event musik, tepatnya pada bulan Oktober 2016, yang berdiri atas ide dari Oka. Berawal dari sebuah candaan, yang berbuah menjadi keseriusan, dan mulai lah mencari personil. Personil pertama yang di rekrut adalah Iwenk (Bass) yang membawa sodara nya dan juga Eful (Drum) bersama rekannya. Dengan ada nya visi misi yang sama, maka lahir lah BELATOR sampai saat ini.

BELATOR sendiri mengusung genre Metalcore. Band ini di punggawai oleh 5 orang personil yang terdiri dari, Riki (Vocal), Oka (Guitar), Bili (Guitar), Iwenk (Bass), dan Eful (Drum). Beberapa event pernah di singgahi, dari event-event komunitas, sampai event tendor ternama.

Single ke-1 yang berjudul “Pena Hitam” menceritakan tentang krisis kemanusiaan, adapun Single ke-2 yang berjudul “Jerat Penguasa”, merupakan bentuk kritis dari BELATOR atas kekecewaan sistem yang buruk. Telah di rilis via platform digital, dan telah masuk beberapa Album Kompilasi. Kedua Single BELATOR akan segera di rilis bersama beberapa lagu barunya dalam bentuk Mini Album (EP).

Seputar karya-karya BELATOR, kawan-kawan bisa mampir ke link berikut:

Youtube: https://m.youtube.com/channel/UCYxI4m69EknervHT4sfgFrg

FORTIOR, Mod Hardcore asal Sukabumi

Band asal Sukabumi yang terbentuk pada tahun 2016 yang mengusung genre Hardcore dan sekarang berubah menjadi Mod Hardcore. Dengan personil Mbi (Vocal), Rahmat (Guitar), Aris (Bass), dan Novan (Drum).

FORTIOR sudah merasakan manis dan pahitnya blantika musik cadas Indonesia. Dari panggung ke panggung, dari event kecil hingga event besar. Yang awal nya band anak bawang, dan sekarang sudah menciptakan karya luar biasa dari perjuangannya dari awal hingga kini.

Pada tahun 2019, awal bulan FORTIOR merilis lagu yang berjudul “Tak Terbantah” dan di pertengahan 2020 ini klip akan rilis beserta Mini Albumnya “Tak Terbantah”.

Lagu “Tak Terbantah” ini sangat berarti, yang menceritakan tentang seorang pembangkang peraturan, atau seseorang yang ingin mengatur orang lain (Diktaktor), dan lagu lagu di atas lain nya.

FORTIOR berharap agar karyanya dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.

Seputar karya FORTIOR kawan-kawan bisa mampir ke link berikut ini:

Youtube: https://www.youtube.com/channel/UCAn3hl-0dNim8ul63bPH_ag

Reverbnation: https://www.reverbnation.com/fortior

Kenalan dengan VAGINAL DAMAGED, band Brutal Death Metal asal Rangkasbitung!

Vaginal Damaged merupakan band Brutal Death Metal asal Rangkasbitung, yang ingin meramaikan musik Metal tanah air. Dengan bermacam band-band metal di kota yang mereka cintai, dengan warna musik yang berbeda. Hingga pada akhirnya terbentuklah band Vaginal Damaged. Vaginal Damaged sempat vacum dengan kurun waktu yang lama, hingga pada akhirnya kembali terjun kedunia musik.

Band ini terdiri dari 3 orang personil, antara lain, Ariez (Guitar & Vocal), Jay (Bassist), dan Biji (Drummer).

Band ini terinspirasi band-band luar seperti Sadism, Gorgasm, Suffocation, Dying Fetus, Disgorge, Disavowerd, Vile USA dan band dalam negeri seperti, Jasad, Death Vomit dan band lainnya.

Facebook: https://m.facebook.com/Vaginaldamaged-100239831863920/?tsid=0.03589614603725089&source=result

BUDASTIC, band Metalcore berbahaya asal Sukabumi!

Dengan bermunculannya band-band Underground di kota Sukabumi, maka persaingan pun sangat ketat. Karenanya Yudi dan kawan-kawan membentuk sebuah band dengan warna musik yang berbeda hingga akhirnya terbentuklah band BUDASTIC.

Karena mengawali karier dari bawah, maka mereka memutuskan untuk berkarier dalam jalur indie. Meski tidak menutup kemungkinan juga mengikuti jalur label jika suatu saat nanti mendapat tawaran rekaman dari salah satu label musik. Akan tetapi untuk awal BUDASTIC baru mengusahakan promosi band melalui jalur indie.

Sejarah Singkat

“BUDASTIC” terbentuk pada Tanggal 6 Juni 2006, pada saat berada di bangku SMA, beranggotakan Yudi (Vocal), Ryan (Lead Guitar), Jejes (Guitar), Caqim (Bass) dan Bonchu (Drum). Dengan semangat yang tinggi mereka membentuk sebuah band bernama “BUDASTIC” yang kala itu diambil dari nama bunga ganja. BUDASTIC ingin musiknya bisa membawa kenyamanan kepada setiap semua orang. Band ini sendiri mengusung aliran Metalcore karena dianggap yang paling cocok dengan setiap karakter personilnya. Band ini Sempat Vakum pada tahun 2012 hingga 2015 dan Alhamdulillah pada tahun 2016 “BUDASTIC” aktif kembali.

Seputar karya dari BUDASTIC, kawan-kawan bisa langsung berkunjung ke link berikut:

Reverbnation: https://www.reverbnation.com/budastic2

Mengenal lebih dekat HUMANERROR, band Brutal Death Grind asal Cicurug

HUMANERROR adalah grup musik Brutal Death Grind dari Sukabumi, Jawa Barat Indonesia.

Grup musik ini berdiri pada 25 Oktober 2013, yang beranggotakan 5 orang personil. Dengan formasi, Adutz (Lead Guitar), Agung (Guitar), Ebo (Bassist) Avex (Drum) dan Andri (Vocal). Formasi ini tidak bertahan lama, yang hanya beberapa Bulan. Berikut dengan hengkang nya Andri di Vokal hingga menyisakan 4 orang anggota.


Tak berselang lama formasi pun di rombak kembali menjadi Adutz (Lead Guitar), Agung (Guitar), Ebo (Bassist) dan Avex (Drum). Formasi ini hanya bertahan selama 1 tahun.

Tepatnya pada bulan Agustus 2015,
dengan hengkangnya Avex dari posisi Drum, hingga Ebo yang tak lama mengundurkan diri dari posisinya sebagai Bassist. Pada akhirnya HUMANERROR pun hanya menyisakan 2 orang, yaitu Adut dan Agung.

Tak berselang lama pada 30 September 2015 masuklah Moris (Ex-FREELANCE) untuk mengisi kekosongan pada Drum hingga saat ini, dengan formasi Trio, Adutz (Lead Guitar), Agung (Bass & Vocal) dan Moris (Drum).

Seputar karya-karya yang telah di hasilkan oleh HUMANERROR, kawan-kawan bisa langsung saja meluncur ke link tertera berikut:

Youtube: https://www.youtube.com/channel/UCn8SlfuQLUoTjcWza0qbzag

Reverbnation: http://www.reverbnation.com/open_graph/artist/6920635, https://www.reverbnation.com/destroyhumanerror

Seputar Cicurug Gerilya

Cicurug Gerilya merupakan sebuah komunitas musik Underground Cicurug yang di bentuk oleh Adut dan kawan-kawan lainnya di basecamp Humanerror. Cicurug Gerilya merupakan wadah bagi para musisi lokal yang didirikan untuk mengembangkan skena Underground Cicurug. Berawal dari Studio Jamming, Cicurug Gerilya juga rutin membuat event-event dan acara amal.

Gerilya bukan hanya sebuah nama, Gerilya disini menurut Moris (Drummer Humanerror) merupakan sebuah bentuk keseriusan, bukan hanya sekedar basa-basi. Di Cicurug Gerilya juga menurut Moris sendiri semua sama rata, tidak ada yang namanya itu senior ataupun junior, semua sama disini, yang dimana tujuan utamanya adalah untuk berkarya, membangun sebuah pergerakan agar maju, dan tidak termakan oleh rasa egoisme dari masing-masing.