BACOT merupakan sekumpulan orang-orang ganteng yang teraniaya oleh istri-istri dan pacar-pacarnya. Nama BACOT sendiri di ambil dari Kata “BACK OUT”, di karenakan personilnya yang selalu mengkonsumsi tempe, tahu dan kadang makan enak, itu kalau pergi ke hajatan orang dengan amplop ala kadarnya. Maka dari Itu, agar tidak susah mengucapkannya, para personil BACOT sepakat untuk menggunakan ejaan B-A-C- O-T.

Di bilang band, bukan band, di bilang band suka musik. Band yang terinspirasi dari 2 band dengan genre yang berbeda, Make is See (Metalcore) dan Katakusam (Hardcore). Yang dulu hanyalah band project dadakan untuk menghilangkan sumpek dengan suara cerewetnya istri dan pacar.

Berdiri tahun 2016 SM, itu Berdasarkan wangsit Mbah Jambrong. Pada tahun 2017, BACOT mengeluarkan Album pertamanya dengan judul “Serigala Nusantara”, yang di rilis oleh Kasakkusuk Records (Jakarta). Dalam Waktu 2 Jam CD ludes habis, karena takeran dengan tiket masuk launching album BACOT, walaupun sedikit tekor.

Pada Tahun 2018, BACOT sepakat Untuk merilis ulang Album “Serigala Nusantara” (Dalam bentuk rilisan Kaset Pita), yang di rilis oleh label ternama dunia akhirat Edelweiss Records (Jakarta) yang juga ludes hitungan bulan.

BACOT pada awalnya pada tahun 2020 menargetkan untuk melakukan Tour Album “Naluri Serigala”, yang akhirnya berantakan karena kehadiran Covid-19. Album yang telah di siapkan untuk tour pun gagal.

Dengan Semangat Yang Tersisa, album “Naluri Serigala” yang di rilis oleh label Tikoes Kecemploeng Prods (Cirebon) dalam bentuk CD, Perlahan habis juga, meskipun dalam kurun waktu yang lama.

Formasi BACOT:
– Toni Santoso Jr (Tukang Kendang)
– Roni Santoso Jr (Tukang Obat)
– Safari Nyap Mz (Tukang Las)
– Djoko Adiyanto (Tukang Kawin)

Seputar karya dari BACOT HC, kawan-kawan bisa mampir ke link berikut:

Youtube: https://www.youtube.com/channel/UCNI9jw8_OZVZqEtH6qrDLBg

Tinggalkan komentar