Band ini berdiri tahun 2013, tepatnya tanggal 7 Mei di kota Bekasi. Di dirikan oleh Bimo (HomeSide, Ghost In Gallery) dan Jati (Escape From Dying) yang tujuan awalnya hanya sebuah project biasa yang terhasrat ingin memiliki warna baru dalam musik, khususnya dalam dunia musik Underground.

Seiring berjalannya waktu, Jati mencoba mengajak kawan lama nya yaitu Dwiyana (After Difficulty) untuk mengisi kekosongan di posisi Bass, dan Dwiyana juga mengajak temannya sewaktu SMA, yaitu Andhika (The Second Broken Tail) di posisi Guitar. Begitu juga dengan Bimo, yang mengajak temannya sewaktu SMA yaitu Alamsyah (Humanimal, Ceremony Of Death) di posisi Drum. Jadi, formasi lengkap dengan Jati (Vocal), Bimo (Guitar), Dwiyana (Bassis), Andhika (Guitar) dan Alamsyah (Drum).

Awalnya nama band ini adalah Hollocaust, tetapi seiring dengan berjalannya waktu, nama itu kurang tepat, hingga akhirnya di ganti menjadi Sanskerta atas usul dari Alamsyah. Sepakatlah menggunakan nama tersebut dikarenakan cocok, simple, dan mencirikan Indonesia.

Sanskerta mengusung Genre Death Metal, yang ter-influence oleh The Faceless, Necrophagist, Gorod, Malevolent Creation, Deicide, Cannibal Corpse, Beyond Creation dll, yang para personilnya sukai.

Sanskerta telah beberapa kali mengikuti Kompilasi, dan pada tahun 2015 Sanskerta mengeluarkan Demo 2015 via BlueLava Records. Tahun 2019, telah merilis album perdana Sanskerta yang bertajuk “Dramaturgi”, yang dirilis oleh Funtech Productions.

Pasca rilis album, Alamsyah memutuskan untuk keluar dari Sanskerta dan pada bulan September 2019, Gilang Hardi bergabung bersama Sanskerta.

Formasi saat ini:
– Jati Hadasher (Vocal)
– Dwiyana (Bass)
– Andhika (Guitar)
– Gilang Hardi (Guitar)

Ex Personil:
– Bimo (Guitaris, 2013)
– Alamsyah (Drummer, 2013-2019)

Seputar karya-karya Sanskerta, kawan-kawan bisa mampir ke link berikut:

Reverbnation:
http://www.reverbnation.com/sanskerta4

Bandcamp:

https://sanskerta.bandcamp.com/album/dramaturgi

Tinggalkan komentar